Tuesday, May 16, 2017

Jenis-Jenis Sawah

Sawah adalah lahan yang diolah dan diairi untuk tempat penanaman padi sawah. Di indonesia kondisi geografis tanah yang berbeda-beda tidak menghalangi petani untuk bersawah sehingga lahan sawah mempunyai beberapa jenis yang perlu anda ketahui. Jenis-jenis sawah tersebut adalah sawah irigasi, sawah lebak, sawah tadah hujan, dan sawah bencah. 


Untuk lebih jelasnya berikut ini adalah jenis-jenis sawah yang perlu di ketahui :

Sawah Irigasi

Sawah irigasi adalah sawah yang sistem pengairannya dilakukan secara teratur dan tidak bergantung kepada curah hujan. Sistem pengairan sawah ini dilakukan menggunakan sistem irigasi yang sumber airnya berasal dari waduk atau bendungan. Sistem pertanian sawah irigasi ini sangat bagus karena tidak bergantung pada musim hujan saja. Selama waduk dan bendungan irigasi hidup, maka pengairan sawah akan terus berjalan.

Sawah Lebak

Jenis sawah lebak jarang sekali karena mengingat resiko yang sangat rentan terhadap banjir. Sawah lebak adalah sawah yang berada dikanan dan kiri sungai-sungai besar. Para petani sudah jarang memanfaatkan sistem sawah lebak ini sebagai lahan pertanian padi. Mereka kebanyakan mengalih fungsikan sawah lebak menjadi lahan perkebunan seperti sawit.

Sawah Tadah Hujan

Sawah tadah hujan adalah sistem pengairan sawah yang berdasarkan curah hujan atau berdasarkan pada musim penghujan saja. Sistem sawah tadah hujan sangat bergantung pada musim hujan, jadi proses pertanian hanya dapat dilakukan ketika musim penghujan saja.

Sawah Bencah

Sawah bencah adalah sistem pertanian lahan basah yang dilakukan di daerah rawa-rawa yang telah di keringkan atau dimuara sungai besar.
Itulah beberapa jenis-jenis Sawah yang dapat saya bagikan kepada anda. Mudah-mudahan bermanfaat.

0 comments

Post a Comment