Thursday, May 18, 2017

Berbagi Ilmu tentang Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Terong Belanda

Tanaman terong belanda dengan bahasa latin Solanum betaceaum merupakan tanaman dengan buah terong yang umum sekali di masayarakat indonesia. Buah terong belanda biasanya dibuat jus yang lezat. Tanaman terong belanda banyak di budidayakan di indonesia, karena selain pemintaan pasarnya yang tinggi harga jualnya pun juga tinggi. Dalam ilmu pendidikan pertanian penting mengetahui bagai mana klasifikasi dan morfologi terong belanda. Oleh sebab itu pada postingan kali ini saya akan berbagi ilmu tentang apa saja klasifikasi dan morfologi tanaman terong belanda sebagai tambahan pengetahuan kita.


Berikut ini adalah klasifikasi  dari tanaman terong belanda:

Kingdom : Plantae
Subkingdom : Tracheobionta
Divisi : Spermatophyta
Subdivisi : Agiospermae
Kelas : Dicotyledonae
Subkelas : Asteridae
Ordo : Solanales
Famili : Solanaceae
Genus : Solanum
Spesies : Solanum betaceaum Cav

Setelah tau bagai mana klasifikasi dari tanaman terong belanda, sekarang belum lengkap kalau belum mengetahui morfologinya. Berikut ini adalah morfologi dari tanaman terong belanda yang akan saya bahas pada ulasan dibawah ini:

1. Akar
berbentuk tunggang dengan kedalaman berkisar antara 30-60 cm. Fungsi dari akar tenaman terong belanda ini adalah menyerap air dan unsur hara dalam tanah.

2. Batang
Ciri fisik batang tanaman terong belanda yaitu lonjong memanjang dan memiliki batang bulan. Mempunyai cabang batang tidak beraturan arahnya serta bentuk tidak beraturan. Panjang batang tanaman terong belanda berkisar antara 40-50 cm dan terkadang lebih sesuai dengan kondisi tanah, pertumbuhan, dan varietasnya. Unutuk warna batangnya yaitu hijau dan berbulu serta agak kusam.

3. Daun
Tanaman terong belanda merupakan tanaman berdaun tunggal dengan warna hijau muda serta mempunyai bulu halus dan bertangkai pendek. Disekitar cabang yang di sokong dengan tangkai tumbuh daun dengan panjang 1-2 cm. Tanaman terong belanda mempunyai daun yang dibawah permukaannya disertai tulang dan memiliki permukaan daun yang kasar.

4. Bunga
Berwarna hijau hingga kekuningan. Bunga tanaman terong belanda ada du yakni buga jantan dan bunga betina. perbedaan bunga jantan dan bunga betina, Bunga jantan tidak memiliki bakal buah yang baik, sedangkan bunga betina memiliki bakal buah yang sangat baik. proses perkawinan bunga jantan dan betina terjadi oleh bantuan angin dan hewan sekitar lalu berkembang dan memiliki mahkota, benang sari dan lainnya, sehingga akan menjadi buah.

5. Buah dan biji
Tanaman terong belanda memiliki buah berwarna kemerahan, kekuningan dan memiliki garis  atau bintik sedikit. Buah tanaman ini memiliki kulit tipis, berdaging tepal berwarna kemerahan, dan memiliki biji yang sangat banyak dalam satu buahnya. Biji pada tanaman ini sangat mengkilap, berlendir, berbentuk bulat lonjong dan juga berwrna coklat hingga kehitaman.

Demikian untuk postingan kali ini semoga dapat menambah wawwasan kita tentang klasifikasi dan morfologi terong belanda ...

0 comments

Post a Comment